Dream Book

Kamu punya dream book? Saya punya. Hehe.. tapi lebih ke Dream Note, karena saya buat di Ms.Word.

My Dream Book - details2

Apaan sih Dream Note itu? Dream Note ini ada, setelah saya baca buku The Secret karangan Rhonda Byrne. Buku itu bilang, kalau kita punya keinginan, maka tuliskanlah dan bersikap optimis serta positive thinking akan keinginan kita itu. Dengan berusaha dan berdoa, maka semesta akan menangkap keinginan kita karena adanya hukum tarik menarik. Saya agak-agak bingung bagaimana menceritakan summary dari The Secret tersebut, tetapi waktu itu saya tergerak untuk mencoba. Yang ada dipikiran saya waktu itu, tidak ada salahnya mencoba, toh hanya membutuhkan sedikit tenaga dari tangan-tangan untuk menuliskan. Atau memang sekedar iseng-iseng, kali-kali aja saya lupa sama impian-impian saya.

Lalu mulai menulislah saya pada Dream Note, di Ms.Word yang kemudian saya protect dengan password. Saya ini anaknya pemalu bin minderan, lah malu doong kalo sampe bocor ini Dream Note ;D , belum lagi diantara impian-impian saya yang besar, pasti ada impian yang cetek, yang mungkin orang akan tertawa kejengkang kalo baca Dream Note saya itu.

Waktu itu awal 2008. Masih mengalami masa pertengahan kuliah di sebuah ekstensi perguruan tinggi dan bekerja sebagai babu metropolitan sekretaris di perusahaan jepang. Pacar? Gak punya. Atau lebih tepatnya gak jelas (sana-sini mampir. jalan sana-sini hihi). Ceritanya waktu itu saya masih TTM-an ama pacar yang sekarang. Dalam masa pdkt yang sungguh gak jelas, antara harap-harap-cemas sama malas-harap-harap. Lalu, waktu itu, saya dapet berita dong.. kalo si mas TTM-an ini, lagi ngedeketin pramugari. Jeng-jeng! sakit hatilah saya.. Perasaaan kemarin baru ngasih kado ultah, abis itu langsung deketin pramugari? hahhh? *insert paduan suara film horor*

Sakit hati? jelas. Waktu itu baru aja ditinggal nikah mantan. Lalu si mas PDKT pun ternyata mendua hati. *mba, bahasanya najis amat sih. Lalu saya buka Dream Note, dengan drama sinetron, saya nulis apa coba? “saya bersumpah suatu saat kami akan pacaran. dia pasti balik ke saya” . hahahahaha, kagak ada impian yang lebih heboh lagi apa?? *jebur got

Lantas setelah itu pacaran? nanti dulu.. pokoknya setelah itu, kami hanya berteman. Dia sibuk pdkt sana-sini. Saya pun sibuk jalan dengan yang lain. Walaupun masih suka jalan bareng, kayanya, kecil kemungkinan kita pacaran.

Impian lain: Pindah ke kantor yang bergerak di bidang oil and gas. Waktu itu ya, kalo dipikir-pikir, mana mungkin sih. Jurusan D3 aja gak jelas (walau menyandang nama perguruan tinggi yang cukup ternama). S1 belum lulus. Mana ada perusahaan Oil & Gas yang mau nerima? karena kebanyakan mereka akan nerima yang udah pengalaman di Oil & Gas juga. Pengalaman kerja dari bidang asuransi, mana ada perusahaan oil & gas yang nerima, kalo semua kualifikasi saya pada jaka sembung naik ojek gini. Tapi kata buku The Secret, tulis aja dan yakini.

Sampai akhirnya, Dream Note itu tinggal tulisan belaka yang ngendon di komputer dan berpassword dan gak pernah saya buka-buka sama sekali. Karena lupa dan emang gak inget kalo pernah nulis-nulis tulisan semacam itu.

Lalu, setahun belakangan pas lagi beres-beres kamar, saya nemu buku The Secret di kolong tempat tidur. Bukan disimpen, tapi kaya abis ada yang baca dan jatoh. Bukunya udah berdebu dan banyak rayap. Saya sekedar buka-buka aja, lalu kepikiran, ‘eh, saya kan punya dream note, dimana ya? pengen buka! dan pengen nambahin impian saya yang sudah pada beranak pinak’ . Kemudian saya sibuk search file di komputer sambil mengingat-ingat judulnya. Dua hari baru ketemu. Pas udah ketemu, lupa passwordnya!! Sampai coba berkali kali berbagai kombinasi, tetep gak ketemu sampai akhirnya, malem baru bisa ketemu passwordnya.

Dan saya kembali membaca dream note saya. Lalu?

Lalu tanpa saya sadari, beberapa impian menjadi kenyataan. Saya merasa aneh dan ajaib sendiri. Oh iya ya? dulu saya pernah nulis gini!

Beberapa yang jadi kenyataan salah satunya adalah ; Si mas TTM jadi pacar saya sekarang. Dan saya kerja di perusahaan Oil and Gas sekarang. Waktu itu masih bengong di depan komputer, sekaligus merasa jijik-jijik gimana gitu waktu nulis, si Mas TTM akan jadi pacar saya suatu saat nanti hahahaha aposeeeeee, sinetron!! 😀 . Lalu, bengong pas liat tulisan “saya mau bekerja di perusahaan oil & gas”.

Oh. Jadi beneran??

Pas buka kembali waktu itu saya sempet tambahin, “Ya Allah, pengen deh kalo pacar kerja di bidang energy juga”. Padahal waktu itu, pacar kerja jadi marketing di sebuah perusahaan shipping.  Dan dua bulan yang lalu, si pacar resign dari kantornya. Pindah ke kantor yang bergerak di bidang energy. Semesta memang merespon atas seijin Allah, malah kadang lebih cepat dari yang kita kira 🙂

Kemarin, saya baru beli buku The Magic of Dream Book, karya Angga Umara secara gak sengaja. Impian-impian lain mulai hidup kembali. Tangan mulai tak sabar untuk menuliskan. Rencana mulai bergandengan untuk direalisasikan.  Usaha dan Doa siap dipanjatkan.

Saya ambil gambar sebuah mobil impian yang harganya tak terlalu mahal lalu saya masukkan ke Dream Note. Bedeh.. beli mobil make duit sendiri, kayanya .. kok kok.. susah sih untuk orang yang hobi traveling dan wajib melaksanakan ibadah makan sushi. Tapi, masukkin aja dulu, beli gak kebeli urusan belakangan. Mari berani bermimpi dan wujudkan!

Ttd,

Mendadak Maria Teguhwati.

Iklan

9 thoughts on “Dream Book

    • aku juga pesimis mak, justru buku itu jd maksa kita untuk menebar positivity #eaa (susah bgt sih emang) . Krn kl kita pesimis, kan jd negative, nah (menurut buku) semesta menangkap kenegatifan itu, dan dia merespon apa yang kt pikirkan. Ini percaya gak percaya sih mak.. Tapi tak ada salahnya mencoba deh, nulis dimulai dari “Saya ingin.. ” 😉 . Sekian kata maria teguhwati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s