Air putih dan Anggur

Mungkin sampai kapan pun aku akan selalu menjadi air putih dalam gelas kaca yang sederhana.

Bukan anggur di dalam gelas mahal dan mengkilat.

Aku tidak bisa berwarna seperti yang kamu inginkan.

Aku tidak bisa memabukkan seperti anggur kesukaannmu, dan sulit sekali buatku untuk bisa membuatmu bangga meminumku seperti kamu meminum anggur. Karena aku ini minuman kebanyakan orang-orang.

Di pinggir jalanpun kalau kamu mau, kamu bisa mendapatkan aku.

Berbeda sekali jika kamu ingin mendapatkan anggur yang hanya dijual di toko-toko di ibukota. Harganya mahal bukan main.

Setiap harga menawarkan rasa yang lain-lain. Membuatmu ketagihan seperti kafein.

Membuat jantungmu berdetak lebih keras sampai kamu lupa untuk berhenti tertawa.

Membuatmu ingin membeli lagi dan lagi. Memiliki dan mengoleksi. Lantas, kamu tersenyum memandangi botol-botol anggur itu.

Seperti yang kamu mau, bentuk botolnya cantik dan klasik.

Sungguh seleramu.

Sedangkan aku, hanya air putih. Putih tak berwarna.

Sesederhana itu saja.

Dan aku yakin, suatu hari nanti yang kamu butuhkan hanya segelas air putih. Ketika kamu sakit atau ketika kamu mulai keriput dan susah bangkit, hanya akulah yang akan ada disampingmu.

Tulus tanpa syarat apapun.

Aku jamin itu.

::Jakarta 08 sept 09 || 03.15PM || ketika semalam membaca rectoverso

Untuk kamu, terimalah air putih ini apa adanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s