Wanita Malam dan Pria Berpeci




“ Karena kamu terlalu baik buatku. Lembaran kain sutera atau kain lapuk, tak lagi mampu menutupi tubuhku. Aku menjual aurat. Menunggu mata mereka membeli untuk terpuaskan. Menunggu mulut mereka terngaga untuk mengejek atau memuji. Menunggu hasrat mereka untuk bergejolak penuh riak. Bukan aku tak mengenal Tuhan. Bukan aku tak menghafal do’a dan bukan aku tak pernah menyambangi rumah ibadah, tetapi gemerlap dunia menggelapkan naluri religi. Nikmat fana selalu menari-nari dalam hasrat diri.

Karena kamu terlalu baik buatku. Bukan karena aku jahat. Tetapi aku tak lagi bisa membedakan sebuah arti ketulusan dan kebaikan yang bercampur dengan kepalsuan. Aku tak lagi bisa meraba dan merasa cinta hanya menelan nafsu dunia. Tak lagi mengerti keindahan dalam kesederhanaan namun bergemintangan dalam serba kekurangan. Tak lagi bisa merengkuh arti sebuah harga diri dan membabat habis nilai diriku sendiri.

Dan karena aku tak pantas untuk mu, berjalan berdampingan dan seiringan menempuh irama hari dalam lembaran waktu, berjalan bersama hingga tiba masa renta itu. Berbagi sajadah dengan mu dalam panjatkan kata-kata untuk Nya kala malam sunyi temaram. Berbagi rasa lara dan bahagia dalam setiap jengkal ruang kehidupan. Mungkin aku tak lagi suci bagimu. Tak lagi semurni mutiara yang masih tertutupi debu. Bukan lagi seperti dulu yang berteman dengan lugu.

Dan di sepersekian detik ini, saat kamu menggengam erat tanganku dengan penuh keyakinan tajam, akan perasaan yang tak ternilai oleh apapun batinku tak dapat lagi mampu mengucap aksara untuk ungkapkan rasa. Akankah kamu terus mencintai ku apa adanya? mencintaiku seperti hari ini dan hari kemarin yang telah terekam oleh masa demi masa…

::saat imajinasi dan khayalan yang tak bisa diam kala melihat cinta pada pria berpeci itu dan wanita malam-nya.. ::

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s